Text

Curatorial Texts

(Bahasa Indonesia / English)

Jakarta Contemporary Ceramic Biennale # 1: In Between Space of Contemporary Art
by Rifky Effendy

Seni Rupa dan Praktik Seni Keramik Saat Ini
Perkembangan seni rupa kontemporer di wilayah Asia terutama Asia Tenggara, akhir-akhir ini menunjukan suatu gestur yang dinamis. Beriringan dengan gejala ekonomi, sosial-politik, dan budaya masyarakat di wilayah ini, perwajahan seni rupa telah mengalami evolusi yang signifikan, setidaknya sejak awal dekade 2000-an. Globalisasi merupakan suatu kenyataan yang mendorong perubahan-perubahan dalam perilaku artistik dan cara pandang para seniman (Baca lebih lanjut…)

Download English Text : EnglishtextRifkyJCCB

Jakarta Contemporary Ceramic Biennale 2009
Ceramic Art: In Between Contemporary Art and Contemporary Craft
Asmudjo Jono Irianto

Seni Keramik: Batasan dan Permasalahannya
Istilah “seni keramik” bukan istilah yang asing bagi kebanyakan orang di Indonesia. Namun, mendengar istilah tersebut barangkali orang awam akan teringat pada benda-benda keramik kerajinan tangan (handicraft) atau barang-barang keramik dekoratif. Pengertian “seni” dalam istilah “seni keramik” memang bisa mengacu pada pengertian seni yang luas, yaitu “keindahan” dan “ketrampilan”. Dengan kata lain “seni keramik” yang dimaksud merujuk pada barang-barang keramik hias dan kerajinan, atau yang kerap dikategorikan sebagai ”seni-kerajinan”. Sedangkan seni keramik dalam konteks seni rupa masa kini (=kontemporer) lebih merujuk pada karya seni kreasi seniman—umumnya lulusan perguruan tinggi seni rupa—menggunakan bahan keramik. Dalam kontek penyelenggaraan Jakarta Contemporary Ceramic Biennale, maka yang dikategorikan sebagai seni keramik adalah karya-karya bebas (non fungsional) yang mengacu pada paradigma seni rupa modern dan/atau seni rupa kontemporer.

( Baca lebih lanjut…)

Download English Text: EnglishAsmudjoJCCB